BUKITTINGGI (10/4/2026) – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas
Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus menunjukkan
komitmennya dalam melakukan ekspansi akademik guna menjawab tantangan zaman di
era digital. Pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di ruang pertemuan Dekanat
FST, telah dilaksanakan rapat perdana dan penting dalam rangka penyusunan proposal pendirian Program Studi (Prodi) S1 - Sistem Informasi. Rapat strategis ini dipimpin langsung
oleh Dekan FST, Assoc. Prof. Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E., yang menegaskan
bahwa pembukaan program studi baru ini merupakan langkah visioner untuk
memperkuat posisi fakultas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang berbasis nilai-nilai keislaman. Kehadiran prodi ini diharapkan
mampu mencetak sumber daya manusia yang kompetitif di bidang teknologi
informasi sekaligus memiliki karakter yang kuat untuk bersaing di pasar kerja
global maupun nasional.
Dalam
pertemuan yang berlangsung dengan penuh antusiasme tersebut, Dekan didampingi
oleh jajaran tim penyusun proposal yang terdiri dari para pakar di bidang
teknologi informasi. Tim inti ini dipimpin oleh Wakil Dekan, Bapak Riri Okra,
M.Kom., serta diperkuat oleh anggota tim lainnya yakni Ibu Yulifda Elin
Yuspita, M.Kom., Bapak Hari Antoni Musril, M.Kom., Bapak Muhammad Ihdy, M.Kom.,
dan Ibu Agus Sundari, M.Kom. Seluruh tim yang hadir memberikan masukan
konstruktif mengenai struktur kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan
industri 4.0 serta relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Kolaborasi
antar elemen pimpinan dan staf ahli ini menjadi bukti keseriusan fakultas dalam
mempersiapkan segala aspek administratif dan akademis agar pengajuan proposal
ke tingkat kementerian dapat berjalan mulus tanpa hambatan yang berarti ke
depannya.
Fokus
utama dalam pembahasan rapat kali ini mencakup empat pilar fundamental, yaitu
penyelesaian naskah akademik proposal, perancangan kurikulum yang inovatif,
pemenuhan kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM), serta peninjauan kesiapan
Sarana dan Prasarana (Sapras). Para peserta rapat secara mendalam mendiskusikan
ketersediaan dosen tetap dengan kualifikasi linier yang akan menjadi tulang
punggung pengajaran, serta mengevaluasi fasilitas laboratorium komputer dan
perangkat pendukung lainnya yang tersedia di lingkungan UIN Bukittinggi. Bapak
Riri Okra menekankan bahwa kurikulum yang disusun harus memiliki pembeda
(distingsi) yang kuat dibandingkan dengan program studi sejenis di universitas
lain, dengan mengintegrasikan aspek teknis sistem informasi dan nilai-nilai
kearifan lokal yang menjadi ciri khas kampus. Sinkronisasi antara sarana fisik
dan kesiapan akademik menjadi kunci agar prodi ini tidak hanya berdiri secara
legal, namun juga memiliki kualitas mutu yang terjamin sejak awal berdiri.
Assoc.
Prof. Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E., dalam arahannya menyampaikan harapan besar
agar seluruh proses perizinan dan administrasi dapat diselesaikan tepat waktu
sehingga Program Studi Sistem Informasi ini sudah bisa mulai menerima mahasiswa
baru pada tahun akademik 2027/2028. Beliau menginstruksikan kepada tim penyusun
untuk bekerja secara efisien namun tetap mengedepankan ketelitian dalam
pemenuhan standar nasional pendidikan tinggi. Selain itu, ditekankan pula
pentingnya membangun kemitraan dengan sektor industri sejak tahap perencanaan
agar luaran atau lulusan dari prodi ini nantinya benar-benar memiliki
keterampilan yang dibutuhkan oleh pasar. Target operasional di tahun 2027
dianggap sebagai momentum yang sangat tepat mengingat tren permintaan tenaga
ahli di bidang analisis data dan pengembang sistem informasi yang terus
meningkat tajam setiap tahunnya di wilayah Sumatera Barat dan sekitarnya.
Menutup
rangkaian rapat tersebut, Dekan FST kembali memberikan motivasi kepada seluruh
tim agar terus bersinergi demi kemajuan fakultas yang lebih gemilang di masa
depan. Beliau meyakini bahwa kehadiran Program Studi Sistem Informasi akan
menjadi motor penggerak baru bagi peningkatan akreditasi fakultas serta
memperluas kontribusi UIN Bukittinggi dalam pembangunan literasi digital bangsa.
Harapan besar ditumpukan pada prodi ini sebagai mercusuar inovasi yang mampu
melahirkan inovator teknologi muda yang berakhlak mulia. Dengan dukungan penuh
dari pimpinan universitas dan kerja keras tim teknis, FST optimistis bahwa
prodi baru ini akan menjadi salah satu program studi favorit yang diminati oleh
calon mahasiswa dari berbagai daerah, sekaligus mempertegas eksistensi Fakultas
Sains dan Teknologi sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dan terdepan
dalam penguasaan teknologi informasi, (M.I).
0 Komentar