BUKITTINGGI, 2-7-2026 – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam
Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus bergerak cepat dalam
mematangkan program akademik strategisnya. Pada hari Kamis, 2 Juli 2026, FST
secara resmi menyelenggarakan rapat koordinasi khusus guna membahas persiapan
teknis pelaksanaan magang bagi para mahasiswa. Pertemuan krusial ini
dilaksanakan di Ruang Dekanat FST dan menjadi momentum penting dalam sejarah
perkembangan fakultas tersebut. Mengingat status FST yang merupakan fakultas
baru di lingkungan kampus, persiapan matang mutlak diperlukan agar program
lapangan ini berjalan tanpa kendala. Seluruh jajaran pimpinan dan pengelola
program studi hadir dengan komitmen penuh untuk menyukseskan program yang
dinilai menjadi tonggak awal bagi kiprah nyata mahasiswa FST di dunia
profesional dan industri.
Rapat
koordinasi yang berlangsung khidmat dan produktif ini dipimpin langsung oleh
Dekan FST UIN Bukittinggi, Assoc. Prof. Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E. Dalam
mengarahkan jalannya diskusi, beliau didampingi secara langsung oleh Wakil
Dekan FST, Dr. (C) Riri Okra, M.Kom. Kehadiran duet pimpinan tertinggi fakultas
ini menegaskan betapa pentingnya agenda magang ini bagi reputasi institusi ke
depan. Selain unsur pimpinan fakultas, rapat ini juga diikuti secara aktif oleh
Kabag dan seluruh Ketua Program Studi (Prodi) selingkup FST. Para
ketua prodi memberikan berbagai masukan taktis terkait kesiapan kurikulum,
pembekalan mahasiswa, hingga kriteria penilaian yang objektif. Sinergi antara
dekanat dan para ketua prodi ini diharapkan mampu menghasilkan sebuah regulasi
petunjuk teknis magang yang komprehensif, responsif terhadap kebutuhan
industri, serta mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Program
magang tahun 2026 ini memiliki catatan sejarah tersendiri karena merupakan
agenda magang perdana yang diselenggarakan oleh FST UIN Bukittinggi sejak
fakultas ini resmi berdiri. Sebagai fakultas yang tergolong baru, momentum ini
menjadi ujian sekaligus pembuktian kualitas akademik di luar lingkungan kampus.
Pada kesempatan perdana ini, program magang akan diikuti oleh mahasiswa dari
dua program studi unggulan, yaitu Mahasiswa Prodi Statistika dan Mahasiswa
Prodi Informatika. Pihak fakultas memandang bahwa pengalaman langsung di dunia
kerja akan menjadi pelengkap sempurna bagi teori-teori rumit yang selama ini
telah dipelajari mahasiswa di ruang kuliah. Melalui program ini, FST ingin memastikan
bahwa lulusan pertama mereka nantinya tidak hanya unggul secara teoretis,
tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang adaptif.
Demi
memberikan pengalaman kerja yang luas dan berdaya saing tinggi, pihak fakultas
telah merancang sebaran wilayah yang cukup prestisius bagi para peserta magang.
Mahasiswa magang dari FST UIN Bukittinggi ini nantinya akan disebar ke tiga
provinsi besar di Indonesia, yakni Sumatra
Barat, Riau, dan Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pemilihan ketiga wilayah
strategis ini didasarkan pada potensi industri dan pusat pemerintahan yang
sangat berkembang pesat. Dengan menempatkan mahasiswa di luar wilayah lokal,
seperti Riau dan Jakarta, FST berharap dapat melatih kemandirian, memperluas
wawasan kebangsaan, serta meningkatkan daya adaptasi mahasiswa terhadap budaya
kerja yang dinamis dan kompetitif. Langkah berani ini juga diambil untuk
menunjukkan bahwa mahasiswa FST siap bersaing di tingkat regional maupun
nasional.
Terkait
dengan penempatan spesifik, para mahasiswa akan disalurkan ke berbagai instansi
pemerintah terkemuka serta perusahaan-perusahaan swasta dan BUMN yang berada di
ketiga provinsi tersebut. Penyelenggara memastikan bahwa tempat magang yang
dipilih memiliki korelasi erat dengan kompetensi program studi Statistika dan
Informatika. Mahasiswa Statistika akan diarahkan pada lembaga yang berfokus
pada pengolahan data, survei, dan analisis kebijakan publik, sementara
mahasiswa Informatika akan ditempatkan pada sektor pengembangan sistem
informasi, jaringan, dan teknologi digital. Kerja sama dengan instansi
pemerintah dan perusahaan tepercaya ini diharapkan dapat membuka peluang
kolaborasi lanjutan yang saling menguntungkan, termasuk potensi penyerapan
lulusan FST UIN Bukittinggi di dunia kerja setelah mereka menyelesaikan studi
nantinya.
Berdasarkan
hasil keputusan rapat koordinasi, program magang perdana ini direncanakan akan
berlangsung selama tiga bulan penuh secara intensif. Jika tidak ada perubahan
agenda, pelaksanaan magang akan dimulai secara resmi dari tanggal 1 Agustus
sampai dengan 31 Oktober 2026. Durasi tiga bulan dinilai sebagai waktu yang
sangat ideal bagi mahasiswa untuk menyerap ilmu, memahami budaya kerja,
sekaligus menyelesaikan proyek penugasan yang diberikan oleh pihak instansi
tempat mereka bernaung. Mengakhiri rapat tersebut, Dekan FST menyampaikan
harapan besar agar seluruh persiapan administrasi dan pembekalan mahasiswa
dapat diselesaikan tepat waktu sebelum pelepasan resmi. Jajaran FST UIN
Bukittinggi juga bersama-sama memanjatkan doa, insyaAllah seluruh rangkaian
kegiatan magang ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan membawa keberkahan
bagi kemajuan fakultas, (M.I).
0 Komentar