Bukittinggi, 12/05/2026 - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Bukittinggi terus
menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi
melalui kesiapan penuh dalam mengimplementasikan kurikulum Outcome Based
Education (OBE). Dalam rapat koordinasi yang berlangsung khidmat pada hari senin
tanggal 11-05-2026, Dekan FST, Assoc. Prof. Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E., menegaskan bahwa
transisi menuju kurikulum OBE merupakan langkah krusial bagi Program Studi
Statistika, Informatika, dan Matematika agar mampu bersaing di level
internasional. Implementasi OBE ini dirancang untuk memastikan setiap lulusan
memiliki kompetensi nyata yang selaras dengan kebutuhan industri dan
perkembangan teknologi terkini. Melalui pemetaan capaian pembelajaran yang
terukur, ketiga program studi tersebut kini telah merumuskan strategi
pembelajaran yang lebih inovatif, berpusat pada mahasiswa, serta berorientasi
pada hasil karya yang aplikatif demi mewujudkan ekosistem akademik yang jauh
lebih modern, dinamis, dan terintegrasi dengan standar global yang berlaku saat
ini.
Selain fokus pada pengembangan kurikulum OBE, rapat ini juga
menjadi ajang evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan kegiatan operasional
sehari-hari yang menjadi urat nadi fakultas. Assoc. Prof. Imamuddin secara langsung memimpin jalannya
evaluasi terhadap efektivitas jumlah pertemuan perkuliahan untuk memastikan
seluruh materi tersampaikan secara optimal sesuai dengan kalender akademik.
Pihak pimpinan fakultas sangat menekankan pentingnya disiplin waktu dan
kualitas interaksi antara dosen dan mahasiswa di dalam kelas sebagai tolok ukur
keberhasilan proses transformasi ilmu pengetahuan. Evaluasi ini tidak hanya
bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek pedagogis guna memastikan
tidak ada ketertinggalan substansi materi pada setiap sesi pertemuan. Hal ini
dilakukan demi menjaga marwah akademik FST sebagai fakultas yang disiplin dalam
mencetak intelektual muda yang memiliki ketangguhan mental serta kedalaman ilmu
yang mumpuni di bidang sains dan teknologi.
Ketersediaan serta kelayakan sarana dan prasarana penunjang pendidikan juga menjadi poin sentral yang dibahas dalam pertemuan strategis tersebut demi mendukung kenyamanan seluruh civitas akademika FST. Dekan menginstruksikan adanya audit internal secara berkala terhadap fasilitas laboratorium, ruang kelas, hingga akses konektivitas internet yang menjadi kebutuhan primer bagi mahasiswa Informatika, Statistika, dan Matematika dalam praktikum harian. Peningkatan sarana ini dipandang sangat mendesak mengingat kompleksitas praktikum sains data dan pengembangan perangkat lunak yang memerlukan spesifikasi perangkat keras yang tinggi dan mutakhir. Pihak fakultas berkomitmen untuk terus mengalokasikan sumber daya terbaik guna memperbarui fasilitas yang ada agar sejalan dengan tuntutan kurikulum OBE yang sangat mengandalkan ketersediaan alat praktikum. Lingkungan belajar yang representatif diyakini akan menstimulasi kreativitas serta semangat inovasi mahasiswa dalam mengeksplorasi berbagai potensi keilmuan yang mereka tekuni selama menempuh pendidikan di kampus.
Topik yang tidak kalah penting dan menjadi pembahasan urgen dalam rapat tersebut adalah persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) perdana bagi Program Studi Statistika dan Informatika. Sebagai angkatan pertama yang akan terjun langsung ke masyarakat, kesiapan mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu data dan teknologi informasi di lapangan menjadi perhatian utama jajaran pimpinan fakultas. Dekan menekankan bahwa KKN bukan sekadar pengabdian formalitas, melainkan momentum bagi mahasiswa untuk memberikan solusi digital dan analisis data terhadap permasalahan nyata yang dihadapi oleh masyarakat desa. Perencanaan lokasi, pembekalan materi lapangan, hingga skema supervisi dari dosen pembimbing lapangan mulai dimatangkan agar program pengabdian ini memberikan dampak sosial yang signifikan dan berkelanjutan. Keberhasilan KKN perdana ini akan menjadi rekam jejak penting serta bukti nyata bahwa eksistensi Program Studi Statistika dan Informatika FST UIN Bukittinggi mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Menutup rangkaian pembahasan, rapat koordinasi tersebut memberikan atensi khusus terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi karya ilmiah mahasiswa sebagai representasi luaran akademik yang berkualitas. Dekan mendorong seluruh Kaprodi untuk memberikan pendampingan intensif kepada mahasiswa agar hasil riset tugas akhir maupun proyek kelas dapat dikonversi menjadi artikel ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi maupun internasional. Publikasi ilmiah dianggap sebagai instrumen penting untuk meningkatkan visibilitas fakultas sekaligus membangun portofolio profesional mahasiswa sebelum mereka memasuki dunia kerja yang kompetitif. Dengan adanya kebijakan yang mendukung hilirisasi riset mahasiswa ini, diharapkan atmosfer riset di lingkungan FST semakin tumbuh subur dan produktif. Seluruh rangkaian evaluasi dan perencanaan strategis ini pada akhirnya bermuara pada satu tujuan besar, yaitu menjadikan FST UIN Bukittinggi sebagai pusat keunggulan sains yang memiliki integritas tinggi dan tata kelola organisasi yang transparan, (M.I).
0 Komentar