BUKITTINGGI (18/5/2026) - Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri
(UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus bergerak cepat dalam memperluas
jejaring akademis berskala nasional demi mendongkrak mutu institusi. Momentum
penting tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum
of Understanding (MoU) secara resmi dengan Fakultas Sains dan Teknologi UIN
Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 12 Mei 2026. Prosesi penandatanganan
naskah kerja sama ini dilakukan langsung oleh Dekan FST UIN Bukittinggi, Assoc.
Prof. Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E., bersama dengan Dekan FST UIN Jakarta,
Prof. Husni Teja Sukmana, S.T., M.Sc., Ph.D. Langkah taktis ini diambil sebagai
bentuk komitmen nyata kedua belah pihak untuk saling bersinergi, berbagi sumber
daya, serta berkolaborasi dalam menghadapi tantangan perkembangan dunia sains
dan teknologi modern yang kian kompetitif.
Prosesi penandatanganan dokumen kerja sama yang berlangsung khidmat yang berlangsung di lantai 3 rektorat ini disaksikan langsung oleh Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si. Kehadiran pucuk pimpinan universitas tersebut memberikan legitimasi yang kuat sekaligus menunjukkan dukungan penuh jajaran rektorat terhadap setiap upaya ekspansi akademik yang dilakukan oleh fakultas. Selain Rektor, momentum bersejarah ini juga dihadiri dan disaksikan secara langsung oleh seluruh jajaran pengelola fakultas, mulai dari wakil dekan, ketua program studi, sekretaris program studi, hingga para dosen tetap di lingkungan FST UIN Bukittinggi. Kehadiran seluruh sivitas akademika ini mencerminkan adanya kesatuan visi dan tekad yang bulat di tingkat internal untuk mengawal, mengimplementasikan, serta menyukseskan setiap poin kesepakatan yang telah ditandatangani agar tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas belaka.
Ruang
lingkup kerja sama yang disepakati oleh kedua institusi ini mencakup penguatan
pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pengajaran, penelitian,
dan pengabdian kepada masyarakat. Di bidang pengajaran, kerja sama ini membuka
peluang besar bagi implementasi program pertukaran dosen, kuliah umum
kolaboratif, hingga penyelarasan kurikulum berbasis teknologi informasi
terupdate. Sementara itu, pada ranah penelitian, kedua fakultas berkomitmen
untuk melakukan riset kolaboratif antardosen, publikasi ilmiah bersama pada
jurnal bereputasi nasional maupun internasional, serta pengembangan inovasi
teknologi tepat guna. Pada pilar pengabdian masyarakat, FST UIN Bukittinggi dan
FST UIN Jakarta berencana merancang program-program edukasi dan penerapan
teknologi yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan, literasi
digital, serta produktivitas masyarakat luas di kedua wilayah.
Penandatanganan
kemitraan strategis ini dinilai sebagai sebuah langkah yang sangat visioner
untuk memacu kemajuan dan akselerasi kelembagaan bagi FST UIN Bukittinggi.
Melalui kolaborasi dengan FST UIN Jakarta yang telah memiliki pengalaman
panjang dan reputasi mapan, FST UIN Bukittinggi dapat melakukan tolok ukur (benchmarking)
mutakhir terkait pengelolaan laboratorium, sistem penjaminan mutu, hingga
strategi peningkatan akreditasi program studi. Langkah visioner ini juga
menjadi jembatan bagi dosen dan mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman,
memperluas cakrawala berpikir, serta menangkap peluang-peluang akademis yang
lebih luas di tingkat nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu menjadi
katalisator yang mempercepat transformasi FST UIN Bukittinggi menjadi pusat
studi sains yang unggul, adaptif, serta kompetitif dalam menghasilkan lulusan
yang siap pakai.
Menutup
agenda bersejarah tersebut, jajaran pimpinan FST UIN Bukittinggi menyatakan
rasa optimisme yang sangat tinggi terhadap dampak positif yang akan lahir dari
kolaborasi ini. Dengan adanya kesepakatan resmi ini, pihak pengelola fakultas
berkomitmen untuk segera menindaklanjutinya dalam bentuk rencana aksi yang
konkret, terukur, dan terjadwal bersama pihak FST UIN Jakarta. Sinergi ini
diyakini tidak hanya akan menaikkan performa indikator kinerja utama fakultas,
tetapi juga akan membentuk ekosistem akademik yang lebih hidup, inovatif, dan
berdaya saing tinggi. Melalui integrasi keilmuan sains yang solid dan dukungan
jejaring yang kuat, FST UIN Bukittinggi berada di jalur yang tepat untuk
memantapkan posisinya sebagai salah satu fakultas sains dan teknologi yang
disegani dan sejajar dengan kampus-kampus maju lainnya di Indonesia, (M.I).
0 Komentar