Bukittinggi
12/05/2026 - Kabar membanggakan datang dari kampus Sajuta Tokoh,
di mana Satuan Pengawasan Internal
(SPI) melakukan kunjungan strategis ke Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN
Bukittinggi pada hari
senin 11 mei 2026 dalam rangka
pendampingan intensif terkait pencairan dana kegiatan berdasarkan Rencana Kerja
dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL). Tim SPI yang dikomandani oleh
Bapak Ilham Ilahi, M.Si., hadir bersama rombongan dengan membawa misi krusial
untuk memastikan setiap rupiah anggaran dikelola secara akuntabel. Kehadiran
tim pengawas ini menjadi momentum penting bagi FST untuk menyelaraskan program
kerja dengan regulasi keuangan yang berlaku. Selain tim auditor, kunjungan ini
terasa semakin lengkap dengan partisipasi aktif dari unsur perencana yang
diwakili oleh Bapak Rendra Akbar, S.Ag. Sinergi antara pengawas dan perencana
ini bertujuan untuk meminimalisir kendala administratif yang sering muncul
dalam proses realisasi anggaran pendidikan di lingkungan kampus.
Kedatangan
rombongan disambut dengan hangat dan penuh antusiasme oleh Dekan FST UIN
Bukittinggi, Assoc. Prof. Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E., yang didampingi
langsung oleh Wakil Dekan, Dr. (C) Riri Okra, M.Kom. Pertemuan formal yang
berlangsung di ruang rapat fakultas tersebut juga dihadiri oleh jajaran
pimpinan prodi, mulai dari Ketua hingga Sekretaris Program Studi Statistika, Informatika,
dan Matematika. Tidak ketinggalan, tenaga administrasi yang digawangi oleh Alfi
Elmi, S.E., dan Ande turut hadir untuk menyerap informasi teknis mengenai tata
kelola keuangan. Suasana diskusi mengalir sangat dinamis dan interaktif,
mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat antara pihak fakultas dan tim
pendamping. Dekan Imamuddin menegaskan bahwa keterbukaan informasi mengenai
prosedur keuangan adalah pondasi utama dalam membangun fakultas yang sehat
secara manajemen maupun akademik di masa depan.
Fokus
utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan mendalam mengenai prosedur
pembayaran berbagai kegiatan akademik yang telah direncanakan, seperti
Workshop, Studium General, hingga konferensi internasional berskala besar.
Bapak Ilham Ilahi memaparkan secara detail mengenai standar operasional
prosedur yang harus dipatuhi agar proses pencairan dana berjalan lancar tanpa
hambatan birokrasi yang rumit. Diskusi ini menjadi sangat relevan mengingat FST
tengah gencar meningkatkan kualitas akademik melalui berbagai kegiatan ilmiah
yang melibatkan pakar dari berbagai penjuru. Setiap tahapan, mulai dari
pengajuan hingga pelaporan, dikupas tuntas untuk memastikan bahwa seluruh
kegiatan tersebut memiliki landasan hukum yang kuat dalam RKAKL. Hal ini sangat
penting untuk mencegah terjadinya kesalahan administratif yang berpotensi
menjadi temuan di kemudian hari, sehingga para dosen dapat lebih fokus pada
substansi akademik kegiatan.
Dalam
sesi teknis yang lebih spesifik, Bapak Rendra Akbar, S.Ag., selaku perencana
memberikan edukasi mendalam mengenai tata cara pengajuan Telaahan Staf (TS)
yang benar dan efektif. Beliau menekankan bahwa TS merupakan dokumen kunci yang
menjembatani antara kebutuhan fakultas dengan ketersediaan pagu anggaran yang
ada. Penjelasan ini mencakup aspek-aspek krusial dalam menyusun argumen yang
kuat serta lampiran pendukung yang diperlukan agar usulan kegiatan dapat
disetujui dengan cepat oleh pihak rektorat. Para Kaprodi dan tenaga
administrasi nampak sangat serius memperhatikan setiap instruksi, mengingat
penyusunan TS sering kali menjadi titik kritis dalam pelaksanaan program kerja.
Dengan pemahaman yang lebih tajam mengenai mekanisme perencanaan ini,
diharapkan pengajuan anggaran di masa mendatang dapat dilakukan dengan lebih
presisi, efisien, dan tentunya sesuai dengan target kinerja yang telah
ditetapkan fakultas.
Kegiatan
pendampingan ini dirasakan sangat berarti dan memberikan dampak yang signifikan
bagi Fakultas Sains dan Teknologi yang berstatus sebagai fakultas yang baru
berdiri. Sebagai entitas yang sedang berkembang, FST membutuhkan bimbingan
berkelanjutan untuk menavigasi kompleksitas aturan pengelolaan keuangan negara
agar selaras dengan visi misi universitas. Pengetahuan yang diberikan oleh tim
SPI dan perencana bukan sekadar teori, melainkan panduan praktis dalam
mengelola anggaran sesuai dengan koridor RKAKL yang telah disahkan. Hal ini
menjadi modal berharga bagi pengelola fakultas untuk membangun sistem manajemen
internal yang kokoh dan kredibel sejak dini. Dengan berakhirnya kegiatan ini,
diharapkan muncul semangat baru dalam tata kelola keuangan yang lebih
profesional, sehingga FST mampu melesat menjadi pusat keunggulan teknologi yang
didukung oleh tata kelola administrasi yang transparan serta akuntabel secara
menyeluruh, (M.I).
0 Komentar