BUKITTINGGI (28/07/2026) — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ritme operasional akademik yang efektif dan terstruktur. Komitmen tersebut dibuktikan melalui penyelenggaraan rapat koordinasi pimpinan yang berlangsung dengan khidmat di Ruang Dekan FST pada Selasa, 28 Juli 2026. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran penting fakultas, mulai dari para Ketua Program Studi (Kaprodi), Sekretaris Program Studi, hingga Kepala Bagian (Kabag) beserta seluruh staf tata usaha FST UIN Bukittinggi. Diskusi intensif ini dirancang untuk menyelaraskan persepsi seluruh elemen pimpinan serta tenaga kependidikan dalam mengawal agenda operasional utama fakultas agar dapat berjalan optimal, sistematis, dan tepat waktu sesuai target program kerja yang telah ditetapkan.
Kegiatan koordinasi penting ini dipimpin secara langsung oleh
Dekan FST UIN Bukittinggi, Assoc. Prof. Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E., yang
memberikan arahan taktis serta pandangan strategisnya sepanjang jalannya rapat.
Salah satu agenda utama yang menjadi fokus pembahasan mendalam adalah persiapan
penyusunan Beban Kerja Dosen (BKD) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Dalam
arahannya, Dekan menekankan pentingnya kedisiplinan serta akurasi instrumen
administrasi BKD sebagai tolok ukur utama profesionalisme dan kinerja tri
dharma perguruan tinggi para dosen. Pihaknya meminta agar seluruh pengelola
prodi bergerak cepat memfasilitasi kebutuhan pendataan dosen, sehingga seluruh
proses validasi BKD dapat berjalan lancar tanpa ada kendala teknis yang
membebani para staf pengajar di lingkungan FST.
Selain pembahasan terkait administrasi BKD, rapat koordinasi
pimpinan ini juga mengupas tuntas tingkat kesiapan pelaksanaan ajang bergengsi Bukittinggi
International Conference on Science and Technology (BICOST). Sebagai
konferensi internasional andalan fakultas, BICOST diharapkan menjadi wadah
ilmiah bereputasi yang mampu menghadirkan para peneliti, akademisi, dan
praktisi global untuk bertukar gagasan mutakhir di bidang sains dan teknologi.
Dekan menginstruksikan seluruh panitia dan pengelola prodi untuk mempersiapkan
teknis acara, mulai dari publikasi Call for Papers, pengelolaan manajemen review
jurnal, hingga pematangan jadwal pembicara utama dari luar negeri. Kesuksesan BICOST
menjadi kebanggaan sekaligus pembuktian kualitas FST UIN Bukittinggi dalam
memajukan budaya riset bereputasi di kancah internasional secara berkelanjutan.
Agenda forum koordinasi ini berlanjut pada evaluasi
komprehensif terkait kesiapan sarana dan prasarana (sapras) penunjang seluruh
aktivitas akademik perkuliahan. Jajaran bagian umum, Kabag, dan staf FST
diminta melakukan penyisiran menyeluruh terhadap kondisi ruang kelas,
laboratorium komputer, fasilitas jaringan internet, hingga ketersediaan alat bantu
pembelajaran digital. Kepastian kesiapan infrastruktur ini dipandang sangat
vital demi memberikan kenyamanan, keamanan, serta pengalaman belajar yang
maksimal bagi seluruh mahasiswa. Pihak pimpinan tidak ingin ada kendala
fasilitas fisik yang mengganggu efektivitas kegiatan belajar mengajar di awal
semester baru nanti, sehingga semua perbaikan maupun pengadaan logistik
penunjang universitas diprioritaskan untuk diselesaikan tepat waktu sesuai
standar operasional yang berlaku.
Sebagai penutup pembahasan rapat, agenda berfokus pada
strategi pendistribusian tenaga pengajar serta pemetaan alokasi pengampuan mata
kuliah di seluruh prodi FST. Pembagian beban mengajar ini disesuaikan secara
cermat dengan kompetensi linieritas keilmuan para dosen guna menjaga kualitas
pembelajaran serta kepuasan akademik para mahasiswa. Dekan FST, Assoc. Prof.
Dr. M. Imamuddin, M.Pd., M.E., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja
keras seluruh tim yang hadir dan mengimbau agar komunikasi antarunit terus
terjalin secara solid. Rapat koordinasi yang produktif pada tanggal 28 Juli
2026 ini resmi diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk segera merealisasikan
seluruh poin tindakan yang telah dirumuskan demi kemajuan FST UIN Bukittinggi,
(MI).
0 Komentar